Partisipasi HIKMAHBUDHI PC Malang pada Haul Gus Dur ke-7 kota Malang

Partisipasi HIKMAHBUDHI PC Malang pada Haul Gus Dur ke – 7 kota Malang

KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur merupakan bapak bangsa yang sangat dicintai masyarakat Indonesia. Bukan hanya dicintai umat muslim yang menganggap sosok Gus Dur sebagai ulama, namun Gus Dur dicintai hampir semua lapisan masyarakat. Sosoknya yang bisa mempersatukan dan bisa mencintai semua orang patut menjadi teladan bersama.

Sikap dan sifatnya yang mampu berbaur bersama masyarakat dengan tidak melihat latar belakang, suku, agama, ras, atau pun lainnya wajib diwarisi masyarakat Indonesia secara luas. Bagi Gus Dur semua manusia itu setara. Semangat Gus Dur adalah mempersatukan Indonesia yang tanpa perbedaan. Maka sebab itu gelar “Bapak Pluralisme” juga layak disematkan pada Gus Dur.

Sekelompok anak muda yang tergabung dalam GARUDA (GUSDURian Muda) kota Malang pada hari Minggu, 7 Januari 2017 bertempat di Sanggar Sasana Budaya Krida Celaket,Malang mengadakan haul Gus Dur ke – 7. Haul artinya memperingati hari meninggalnya seorang tokoh. Meski Gus Dur telah meninggalkan bangsa Indonesia selama 7 tahun namun pemikiran-pemikirannya harus bisa menjadi refleksi dan perenungan bersama.

Acara dikemas sangat menarik dengan mengangkat tema “Merawat Kebhinekaan Menyuarakan Perdamaian”. Tema Haul Gus Dur kali ini diusulkan oleh Billy Setiadi selaku Ketua HIKMAHBUDHI pengurus cabang Malang sekaligus Koordinator Lapangan HAUL ke- 7 Gus Dur GUSDURian Malang. Acara berisi paduan suara dari GKI Bromo yang menyanyikan lagu Indonesia Raya versi lengkap 3 stansa yang mulai dilupakan banyak orang, ada karawitan, pertunjukan tari bali, saman, dan topeng, serta wayang wolak walik. Selain itu ada orasi budaya dari para tokoh, juga ada doa lintas iman. Di acara ini juga panitia menyediakan makanan Polopendem (kacang rebus, singkong, ubi) , pisang goreng, dan cenil sebagai teladan Gus Dur yang terus berusaha mengangkat nilai-nilai kearifan lokal semasa hidupnya.

Untuk doa lintas iman dibacakan dari masing-masing agama. Ada muslim, hindu, nasrani, buddha, konghucu, dan penghayat. Perwakilan doa lintas iman dari komunitas Buddhis kota Malang diwakili oleh Yohana selaku bendahara HIKMAHBUDHI PC Malang.

HIKMAHBUDHI PC Malang menjadi satu-satunya perwakilan umat Buddha kota Malang dalam acara Haul tersebut. Ini harusnya menjadi perhatian dan kritikan pedas untuk umat Buddha khususnya di kota Malang yang terkesan masih sangat ekslusif dan susah berbaur dalam kegiatan lintas iman atau kebangsaan.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan semua masyarakat mampu berbaur, bersatu membangun negeri tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainnya. Tak lupa juga mewarisi pemikiran-pemikiran Gus Dur yang sangat menjunjung tinggi rasa kemanusiaan, persatuan, serta perdamaian. Juga sebagai representasi intelektualitas buddhis, HIKMAHBUDHI harus mampu menjadi teladan guna komunitas buddhis secara keseluruhan agar dapat berbaur dan membuka diri kepada masyarakat luas guna berkontribusi membangun perdamaian dan kerukunan antar umat beragama.

Appamadena Sampadetha!

By:Billy Setiadi (Ketua Cabang HIKMAHBUDHI Malang)

Share this:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.