Sidang Pelantikan Presidium Pusat HIKMAHBUDHI Periode 2016-2018

Pembacaan Ikrar dan Tekad HIKMAHBUDHI

Jakarta – Gedung Dewan Pers, Sabtu (21/01) hari ini di Gedung Aula Dewan Pers,Jl.Kebon Sirih no 32-34,Gambir,Jakarta Pusat  menggelar Sidang Pelantikan  untuk mengukuhkan kepengurusan PRESIDIUM PUSAT HIMPUNAN MAHASISWA BUDDHIS INDONESIA(PP HIKMAHBUDHI) periode 2016-2018.Sdr.Sugiartana ketua umum terpilih menggantikan Sdr Suparjo dalam KONGRES IX HIKMAHBUDHI di Tangerang.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Umum STI dan Penasehat HIKMAHBUDHI Bhante Dhammasubho Mahathera,Bapak Daniel Johan(Wakil Ketua Komisi IV DPR RI  dan  Tellie Gezalie (DPR RI),Bapak Sudhamek AWS,Perwakilan KEMENDAGRI,Perwakilan KEMENAG Bapak Eka Wahyu,DPP MAGABUDHI,DPP MBI,DPP MAJUBUTHI,DPP WALUBI,DPP PATRIA,DPP WANDANI, Ketua ANBTI,Ketua Khatam Insitut,Ketua JAMANCIPAYUNG PLUS,Perwakilan Dirjen Agama Buddha,Wakil Deputi Menpora,Pembimas Buddha DKI.

16114642_10210895314756966_5160726929425422672_n

Serah terima dan pelantikan pengurus baru Presidium Pusat HIKMAHBUDHI dari pengurus lama kepada Sdr.Sugiartana didampingi Sdr.Anes Dwi Prasetya sebagai Sekretaris Jenderal.

Serah terima dari Sdr.Suparjo kepada Ketua Umum Terpilih Sdr.Sugiartana
Serah terima dari Sdr.Suparjo kepada Ketua Umum Terpilih Sdr.Sugiartana

Banyak pesan dan wejangan yang diberikan oleh tamu undangan yang hadir salah satunya Bapak Sudhamek AWS yaitu soal metta karuna,folosofi mendengar serta pasar kompetensi antara lain pengetahuan,kemampuan dan sikap.Apalagi dengan situasi dan kondisi bangsa dan negara Indonesia saat ini  yang hampir semuanya menekankan betapa pentingnya peran mahasiswa sebagai garda terdepan untuk menjaga perdamaian.Agar oknum-oknum tertentu tidak berhasil memecah belah keutuhan bangsa ini.Diharapkan HIKMAHBUDHI semakin maju sehingga dapat berbuat lebih terhadap negara kesatuan Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai, dalam kesatuan negara republik indonesia pula, bersama- sama kita menjaga keharmonisan dan kedamaian yang sudah ada.

Sugiartana,Ketua Umum HIKMAHBUDHI yang baru, menyampaikan soal tema yang diangkat “Menebar Metta dalam Bingkai Kebhinnekaan sebagai Perwujudan Dharma yang Membumi” dengan mengingatkan kembali seluruh warga republik ini bahwa konstruksi berbangsa bernegara kita bisa bertahan kokoh sejauh ini karena kita terus menjaga persatuan dalam keberagaman diiringi dengan cinta kasih tanpa batas perbedaan.Pandangan keliru membuahkan sikap diskriminatif, permusuhan dan kebencian oleh karena itu harus jernih memandang persoalan kebangsaaan ini.

Pidato Ketua Umum Sdr.Sugiartana
                                                     Pidato Ketua Umum Sdr.Sugiartana

Bersama elemen-elemen lintas agama dan lintas sektoral harus bahu-membahu menjaga keutuhan jalinan persaudaraan, senasib dan sepenanggungan sebagai kewajiban kita selaku anak bangsa Indonesia. Para pembabar dharma, dharmaduta, anggota sangha, para pembina umat mempunyai posisi dan peran strategis untuk membawa dharma lebih membumi, yang bisa disampaikan kepada seluruh elemen bangsa dengan bahasa-bahasa yang universal sehingga lebih mudah dicerna dan bisa diterima oleh golongan manapun.

Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang terbukti selama ini telah mampu menjadi lem perekat keutuhan dan kokoh tegaknya NKRI. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya. Selain itu juga yang tak bosan-bosan kita ingatkan dan tak boleh diabaikan oleh negara adalah amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan bagi rakyat. Sebab ketimpangan sosial juga dapat menjadi pemicu terjadinya pertentangan dalam masyarakat dan disintegrasi bangsa.

“Harapan dan upaya yang perlu dilakukan oleh segenap siswa buddha secara khusus dan sebagai bagian dari anak kandung bangsa Indonesia agar kita senantiasa menumbuhkembangkan cinta kasih tanpa diskriminasi di tengah-tengah kebhinekaan. Menjadikan cinta kasih sebagai upaya untuk dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Tantangan disintegrasi bangsa masih di depan mata. Maka kita harus terus menerus tanpa kenal lelah berupaya menjaga dan memelihara persatuan bangsa ini,” ujar Sugiartana

Salam Bhinneka tunggal ika! Mari kita rawat kebhinekaan demi tegaknya NKRI.

Appamadena Sampadetha.

Berjuanglah dengan sungguh-sungguh! Merdeka! Hidup HIKMAHBUDHI!

Share this:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.