Latihan Dasar Kepemimpinan PC HIKMAHBUDHI Mataram “Membangun Identitas Pemimpin Muda Visioner dan Berkarakter Buddhis”

Pada Sabtu-Minggu, 11-12 Pebruari 2017, PC HIKMAHBUDHI Mataram melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bertempat di Vihara Dhamma Vinaya, Karang Pasanan, Desa Tanjung, Kab Lombok Utara.  LDK kali ini mengambil tema “Membangun Identitas Pemimpin Muda Visioner dan Berkarakter Buddhis”. Sebanyak 30 anggota baru menjadi peserta dalam LDK ini.
LDK ini dihadiri oleh Bhikkhu Sangha, Pembimas Buddha Provinsi NTB, Penyelenggara Bimas Buddha Lombok Barat, Penyuluh Agama Buddha Kota Mataram, utusan Presidium Pusat HIKMAHBUDHI, Alumni dan senior HIKMAHBUDHI Mataram, Organisasi Lintas Agama serta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. LDK ini dibuka langsung oleh Pembimas Buddha Provinsi NTB.
Dalam sambutannya, Ketua PC HIKMAHBUDHI Mataram, Bebin Adi Darma menyampaikan pentingnya pemimpin yang berkarakter Buddhis. Seorang pemimpin Buddhis harus menjadikan Buddha sebagai model untuk ditiru.
IMG-20170215-WA0007
Sambutan Ketua Cabang HIKMAHBUDHI Mataram sdr.Bebin Adi Darma
Buddha mempunyai visi yang jelas dalam misi untuk menyebarkan Dhamma (Kebenaran). Sebelum menjadi Buddha, Petapa Gautama mempunyai visi dan tekad yang kuat yaitu mencari obat untuk sakit, tua dan mati. Setelah mendapatkan jawaban dan pencerahan, Beliau mewujudkan misinya dengan membabarkan Dhamma dan mengutus para Bhikkhu misionaris untuk menyebarkan Dhamma kepada semua makhluk agak dapat terbebas dari samsara dan tercapainya kebahagiaan.
Dari kalangan komunitas Buddhis saat ini masih mengalami krisis pemimpin yang memiliki karakter Buddhis. Karakter Buddhis ini merupakan sebuah identitas yang penting. Karena itu diharapkan, kader-kader HIKMAHBUDHI akan menjawab persoalan ini.
Selain itu, Saudara Bebin menyampaikan terkait langkah pemerintah dalam lelang jabatan Dirjen Bimas Buddha sudah tepat. Umat Buddha harus menyambut baik dan harus mengawal proses seleksi hingga tuntas. Harapan ke depan, siapapun yang mengisi jabatan ini harus orang terbaik, mempunyai kapabilitas, integritas dan benar-benar steril dari korupsi.
Sementara itu, Pembimas menyampaikan bahwa generasi muda jangan sampai melupakan puja sebagai budaya dan tradisi Buddhis. Selain itu, beliau berharap agar organisasi pemuda dan mahasiswa dapat bersinergi untuk membangun komunitas Buddhis serta dapat bersinergi dengan pemerintah.
Sambutan Pembimas Buddha Bp.Suliarna,S.Ag.,M.Pd
Sambutan Pembimas Buddha Bp.Suliarna,S.Ag.,M.Pd
Dalam LDK ini dihadirkan narasumber dari senior dan alumni HIKMAHBUDHI Mataram. Buyung Darmaji memberikan materi tentang Manajemen Isu dan Konflik Berorganisasi, Gatya Wija Pala menyampaikan tentang Teknik Lobi dan Pengambilan Keputusan. Sementara Bebin Adi Darma menyampaikan tentang HIKMAHBUDHI dan Administrasi Organisasi serta Teknik Sidang disampikan saudara Ade Pramana Winarko.
Bhante Upasilo juga menyampaikan bahwa di dalam organisasi membutuhkan kerjasama semua lini baik ketua maupun anggota. Ketua tidak akan bekerja sendirian tanpa bantuan pengurus dibawahnya. Tetapi semua harus melaksanakan tanggung jawab sesuai porsi masing-masing.
Pemberian Anusasana oleh YM.Bhante Upasilo
Pemberian Anusasana oleh YM.Bhante Upasilo
Beliau juga menyampaikan bahwa dalam Buddhis sudah ada standar bagi seorang pemimpin.  Pemimpin harus mempunyai Dasa Raja Dhamma jika ingin menjadi pemimpin yang berkarakter buddhis, sehingga memunculkan identitas kepemimpinan Buddhis.
Foto Bersama
Foto Bersama

By : Bebin Adi Darma (PC HIKMAHBUDHI Mataram)

Share this: