HIKMAHBUDHI: Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2561 BE / 2017 M

IMG-20170510-WA0032Hari raya Waisak memperingati 3 (tiga) peristiwa maha penting dalam kehidupan Guru Agung Buddha Gotama, yaitu kelahiran Siddharta Gotama calon Buddha, pencapaian Pencerahan Sempurna menjadi Buddha dan Kemangkatan Guru Agung Buddha.Tiga peristiwa maha penting ini terjadi pada tahun berbeda namun terjadi pada waktu dan bulan yang sama yaitu pada purnama raya di bulan Waisak. Kelahiran Siddharta terjadi pada tahun 623 SM di Lumbini, Nepal. Pencapaian Penerangan Agung menjadi Buddha pada tahun 588 SM di Bodhgaya, India. Serta Kemangkatan/parinibbana Buddha pada tahun 543 SM di Kusinara, India.

Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) pada waisak tahun ini mengambil tema: “Merawat Kebhinnekaan Sebagai Kekuatan Bangsa Dalam Menjaga Keutuhan NKRI“.

Kebhinnekaan/perbedaan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suatu bangsa apalagi di Negara Indonesia yang majemuk dan heterogen. Sejarah mencatat bahwa sejak jaman Kerajaan Majapahit, perbedaan bukan menjadi permasalahan melainkan adalah sebuah kekuatan dan dijunjung tinggi oleh pemeluk-pemeluk Siwa-Buddha pada masa itu. Mpu Tantular, seorang pemuka agama Buddha masa itu, dalam karya kitab Sutasoma-nya memuat kalimat/syair yang maha sakti “Bhinneka Tunggal Ika”, yang artinya berbeda-beda tetapi satu jua. Syair ini menjadi semboyan NKRI dan terbukti telah mampu memelihara keberagaman Bangsa Indonesia selama ini.

Keberagaman/perbedaan bukan sesuatu yang harus dipermasalahkan melainkan harus dirawat dan dijaga. Keberagaman adalah modal Bangsa ini menjadi Bangsa yang besar. Keberagamaan itu harus berdasar pada nasib sebagai satu bangsa yang lahir dari rahim Ibu Pertiwi. Nasib sebagai suatu bangsa yang terpatri karena rasa persaudaraan dan persatuan. Dengan memahami keberagaman sebagai sebuah kekuatan maka Bangsa ini akan menjadi Bangsa yang besar dan akan dijunjung tinggi Bangsa-Bangsa lain di dunia.

Selamat kepada semua warga dunia yang merayakan Waisak. Semoga menjadi momentum kedamaian sehingga menyebar benih-benih kebahagiaan.

Semoga semua makhluk berbahagia.

Appamadena Sampadetha
Berjuanglah Dengan Sungguh-Sungguh!

Share this: