Ketum PP HIKMAHBUDHI: NKRI Harus Tetap Ada Sampai Sehari Sebelum Kiamat

IMG-20170529-WA0005

Jakarta, SAHABAT.co.id – Ketua Umum Presidium Pusat HIKMAHBUDHI, Sugiartana mengajak seluruh elemen Mahasiswa dan masyarakat secara umum, untuk bersama-sama menjaga dan merawat Kebhinekaan Indonesia, dari oknum yang ingin memecah belah keutuhan NKRI.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pelantikan dan Diskusi Publik Pengurus Cabang HIKMAHBUDHI Kota Tangerang masa bakti 2017-2019 di Aula Gedung Nyimas Melati, Kota Tangerang, Minggu, (28/05/2017).

Menurutnya, kelompok yang selama ini merongrong NKRI tidak memahami tatanan kebhinekaan dan tidak pantas hidup di Indonesia.

“Oknum-oknum yang berusaha memecah belah NKRI, berusaha merusak tatanan kebhinekaan Indonesia adalah mereka yang sebenarnya tidak pantas berada di bumi Indonesia. Mereka tidak paham Indonesia. Mereka tidak paham Nusantara,” katanya.

Menurutnya, NKRI dibangun atas dasar keberagaman, atas dasar senasib seperjuangan. Saat perjuangan melawan penjajah, rakyat Indonesia tidak pernah memandang si A dari suku mana, si B dari agama mana. Namun mereka bersatu dalam tekad yang sama, mengusir penjajah demi kemerdekaan Indonesia.

“Jadi mari, bagi seluruh elemen bangsa terutama pemuda Buddhis, bahwa bukan saatnya lagi kita diam ketika ada sekelompok oknum yang ingin mengganti Ideologi Negara kita  dari Pancasila, maka kita harus lawan, Karena NKRI harus tetap ada sampai sehari sebelum kiamat, dan ini tekad kita bersama yang harus dipegang dan wujudkan demi keutuhan NKRI,” tegasnya.

Pelantikan dan Diskusi Publik yang bertajuk “Peran Pemuda dan Mahasiswa Buddhis Dalam Merawat Kebhinnekaan” tersebut, dihadiri oleh lebih dari 100 peserta mulai dari jajaran Pemerintah Kota Tangerang, Anggota DPRD Banten, Perwakilan Dirjen Bimas Buddha, Pembimas Buddha Provinsi Banten, Majelis-majelis Agama Buddha, Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Buddhis, Organisasi Lintas Agama yang diantaranya, HMI, PMII, PC GP Ansor dan Gusdurian Tangerang. (Mahrus/Obed)

 Sumber: http://www.sahabat.co.id/read/2017/05/29/319/Ketum_PP_HIKMAHBUDHI__NKRI_Harus_Tetap_Ada_Sampai_Sehari_Sebelum_Kiamat
Share this: