PERNYATAAN SIKAP PRESIDIUM PUSAT HIKMAHBUDHI POLEMIK RUPANG KWAN KONG DI TUBAN, JAWA TIMUR

PERNYATAAN SIKAP
PRESIDIUM PUSAT HIKMAHBUDHI
POLEMIK RUPANG KWAN KONG DI TUBAN, JAWA TIMUR
Salam Sejahtera,
Sehubungan dengan berkembangnya permasalahan kebangsaan yang terjadi di Tuban, Jawa Timur tepatnya di Klenteng Kwang Sing Bio Tuban dimana terdapat Rupang Dewa Kwan Kong atau Kwan Sing Tee Koen. Terdapat sejumlah kelompok masyarakat yang mendesak agar Rupang tersebut dirobohkan karena berbagai alasan (seperti perizinan dan masalah nasionalisme). Melihat perkembangan yang sedang terjadi pada saat ini, Presidium Pusat HIKMAHBUDHI dengan ini menyatakan sikap:
1. Meminta kepada Pemerintah maupun aparat berwenang untuk melindungi kebebasan beragama dan berekspresi termasuk dalam pendirian Rupang Dewa Kwan Kong sesuai dengan amanat dari Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28E ayat 1, yakni ”Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal, di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.”
2. Mengecam segala bentuk tuntutan vandalisme yang berkembang di Tuban, Jawa Timur maupun di wilayah-wilayah lain yang tersebar di Indonesia dan meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri agar tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan pendekatan musyawarah melalui cara-cara yang demokratis.
3. Meminta kepada Pihak Pengurus Klenteng Kwang Sing Bio untuk segera menyelesaikan proses administratif serta mendesak kepada Pemerintah Daerah Tuban, DPRD Tuban maupun instansi terkait untuk membantu penyelesaian proses administratif dari Rupang Dewa Kwan Kong agar tidak timbul polemik berkepanjangan.
4. Mengapresiasi pengurus Klenteng Kwang Sing Bio yang mengutamakan kedamaian serta warga Tuban yang tidak terprovokasi dan mengedepankan upaya musyawarah demi terciptanya stabilitas politik dan ekonomi di Indonesia.
Demikianlah Pernyataan Sikap Presidium Pusat HIKMAHBUDHI ini dibuat. Besar harapan kami, seluruh pihak yang ada dapat mengedepankan upaya musyawarah dan menahan diri agar tidak terprovokasi.
APPAMADENA SAMPADETHA!
BERJUANGLAH DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH
Ttd,
Sugiartana
Ketua Umum
Anes Dwi Prasetya
Sekertaris Jenderal
Cp: 0823 4145 1151
0813 8003 1549
Share this: