Sekjend PC HIKMAHBUDHI Jakarta Pusat Sampaikan Pentingnya Pengembangan Diri pada Workshop Siswa DKI Jakarta

13


majalah-hikmahbudhi.com Senin, 16 September 2019, Mita Riyati Sekjend PC HIKMAHBUDHI Jakarta Pusat berkesempatan menjadi salah satu pemateri di acara workshop “Pembinaan Karakter Siswa Beragama Buddha Tahun 2019” yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta di  Grand Mulya Bogor Resort & Convention Hotel, Sentul, Bogor – Jawa Barat. Workshop ini diselenggarakan pada tanggal 15-17 September 2019 dan diikuti kurang lebih 55 pelajar dari berbagai sekolah di DKI Jakarta.

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Suwanto, Pembimas Buddha DKI Jakarta atas kesempatan yang diberikan kepada kami. Ini merupakan langkah awal yang baik dalam membangun sinergisitas antar lembaga dan organisasi. PC HIKMAHBUDHI Jakarta Pusat akan mendukung program-program yang diselenggarakan oleh Pembimas Buddha DKI Jakarta dan tentu siap bekerjasama untuk mendukung perkembangan agama Buddha, bangsa, dan negara”, tutur Mita.Pasang Iklan

Foto bersama Pembimas Buddha DKI Jakarta dan pemateri lainnya

The Power of PersonalityGo Remaja Unggul 2019

Setiap manusia, termasuk diri kita dikaruniai pribadi yang sangat unik, yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain itu kita juga dikaruniai kemampuan untuk membangun pribadi sehingga kita dapat mengembangkan diri. Yang perlu kita kembangkankan tentu saja adalah pribadi yang menyenangkan diri sendiri dan juga orang lain. Pribadi yang menyenangkan sangat kita butuhkan untuk membangun langkah-langkah keberhasilan dalam hidup, baik itu keberhasilan dalam pekerjaan, bisnis, karir, maupun keluarga. Sebaliknya, pribadi membosankan yang ‘tidak dapat dikenal’ orang lain akan menghadapi kesulitan dalam mengembangkan diri, termasuk hambatan dalam mengembangkan kesuksesan dalam setiap bidang kehidupan. Oleh karena itu, tidak ada pilihan selain membangun pribadi yang menyenangkan; menyenangkan diri sendiri juga orang lain, terutama orang-orang terdekat, temen sekelas, rekan kerja, pasangan, atasan, klien  dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan kita.

Pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi pribadi yang lebih baik, lebih matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak terwujud begitu saja tanpa adanya upaya untuk mengembangkan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap manusia  memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong untuk perkembangan konsep diri seseorang dan sejauh mana orang tersebut  merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi.

Maka dari itu, penting diketahui apakah perkembangan pribadi seseorang sudah mencapai tingkat optimal atau kematangan. Hal ini dapat diketahui dengan cara mengenali dirinya. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat, yaitu menyadari kelebihan atau keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan atau kelemahan yang ada pada diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri secara tepat akan diketahui konsep diri yang tepat pula. Dengan berupaya mengembangkan hal positif dan mengatasi atau menghilangkan hal negatif.

Untuk mengetahui diri sendiri sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari, dijalani dan dikembangkan. Kepribadian seseorang merupakan hal yang bisa tumbuh, dibangun, dan diupayakan sehingga ada tahap-tahap pengembangan kepribadian, faktor penghambat dan cara menanggulangi dampak negatif dari kepribadian yang salah.

Saya teringat tentang sedikit tulisan dari guru saya, almarhum Dr. Krisnada Wijaya Mukti. Kutipan sederhana namun penuh dengan makna.

Lebah mengambil nektar dari tanaman tanpa mengganggu, malah membatu penyerbukan. Tidak merusak, tidak meninggalkan bekas sama sekali. Lalu mengumpulkan madu. Itu untuk dirinya sendiri? Bukan, tapi untuk dimanfaatkan oleh orang lain. Berikutnya apakah lebah bekerja sendiri? Tidak. Dia bekerja sama”.

Inilah salah satu pribadi unggul yang harus dimilki generasi muda sekarang yaitu memiliki kemampuan bekerjasama dengan orang lain.

Appamadena Sampadetha.

Berjuanglah dengan sungguh-sungguh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here